Brutal! 52 Orang Tewas akibat Serangan Bom Bunuh Diri di Acara Peringatan Maulid Nabi

Ahmad Islamy Jamil
Para korban dirawat di Rumah Sakit Mastung, menyusul serangan bom bunuh diri mematikan di acara peringatan Maulid Nabi di Provinsi Balochistan, Pakistan, 29 September 2023. (Foto: Reuters)

KARACHI, iNews.id – Sedikitnya 52 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka akibat serangan bom bunuh diri di sebuah pertemuan keagamaan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad di Provinsi Balochistan, Pakistan, Jumat (29/9/2023). Jumlah korban jiwa itu bertambah dari laporan sebelumnya yang tercatat sebanyak 13 orang. 

Sampai berita ini ditulis, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Namun, belakangan ini ada peningkatan serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok militan di bagian barat negara tersebut, sehingga meningkatkan risiko bagi pasukan keamanan Pakistan menjelang pemilu yang dijadwalkan digelar pada Januari 2024.

“Pembom meledakkan dirinya di dekat kendaraan Wakil Inspektur Polisi,” kata Wakil Inspektur Jenderal Polisi Munir Ahmed kepada Reuters. 

Menurut dia, ledakan itu terjadi di dekat sebuah masjid tempat orang-orang berkumpul untuk prosesi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di Pakistan, hari kelahiran nabi itu termasuk hari libur dalam kalender nasional.

Kelompok Taliban Pakistan (TTP), sebuah kelompok garis keras yang beroperasi di di negeri Asia Selatan itu, membantah terliabt dalam serangan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Menhan Pakistan: Semoga Pihak yang Beri Izin Israel Tinggal di Tanah Palestina Masuk Neraka!

Internasional
3 hari lalu

Trump Ancam Iran Jelang Perundingan Damai: Kapal Perang AS Sedang Diisi Amunisi Lebih Kuat

Internasional
4 hari lalu

Momen Jet-Jet Tempur Pakistan Bentuk Perisai Lindungi Pesawat Delegasi Iran dari Serangan Israel

Internasional
4 hari lalu

Keras! Menhan Pakistan Sebut Israel Terkutuk, Singgung Gaza dan Lebanon

Internasional
4 hari lalu

Ini Alasan AS Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai Konflik dengan Iran, bukan Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal