Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan

Anton Suhartono
Iran menegaskan MoU perjanjian damai dengan AS yang akan ditandatangani pada Jumat (19/6) hanya untuk meredakan ketegangan (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS) yang akan ditandatangani pada Jumat (19/6/2026) hanya merupakan langkah awal untuk meredakan ketegangan di antara kedua negara. Teheran juga menegaskan, kesepakatan tersebut belum sepenuhnya menghapus ketidakpercayaan yang telah lama mengakar terhadap Washington.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan MoU tersebut berfungsi sebagai mekanisme untuk menurunkan eskalasi konflik sekaligus membuka jalan menuju perundingan yang lebih komprehensif. Menurut dia, pengalaman masa lalu membuat Iran tetap berhati-hati dalam menyikapi setiap komitmen yang diberikan AS.

“Sayangnya, harus diakui bahwa ketidakpercayaan mendalam Iran terhadap AS berasal dari sejarah panjang kesalahan yang dilakukan oleh para pemimpin AS,” kata Baghaei, seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/6/2026).

Baghaei menambahkan, AS harus membuktikan terlebih dahulu bahwa mereka dapat dipercaya. Menurut dia, diperlukan komitmen jangka panjang dari Washington untuk memulihkan kepercayaan rakyat Iran.

“AS masih memiliki jalan panjang sebelum bisa mendapatkan kepercayaan rakyat Iran,” ujarnya.

Iran masih menyimpan trauma mendalam terhadap AS meski kedua negara segera menandatangani kesepakatan damai. Ketidakpercayaan tersebut dipicu oleh pengalaman ketika AS menyerang Iran dua kali, masing-masing pada Juni 2025 dan Februari 2026, setelah sebelumnya terlibat dalam proses perundingan.

Pada Senin (15/6/2026), AS dan Iran mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri perang Timur Tengah di semua lini. Kesepakatan itu juga mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran energi dan barang setelah berbulan-bulan menjadi pusat konflik yang mengganggu perekonomian global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Nyoblos Pemilu AS Lebih Dulu, Singgung Kecurangan

15 jam lalu

Blak-blakan! Trump Belum Puas dengan Serangan ke Iran Sebelumnya

16 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Hari Ini, kecuali...

17 jam lalu

Siapkan Serangan Baru ke Iran, Militer AS-Israel Latihan Manuver di Langit Irak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal