Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan OMC Tangani Karhutla Way Kambas
Advertisement . Scroll to see content

Menko Zulkifli Respons Komplain Negara Jiran soal Karhutla: Indonesia Bisa Marah!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:00:00 WIB
Menko Zulkifli Respons Komplain Negara Jiran soal Karhutla: Indonesia Bisa Marah!
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (foto: Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

NGANJUK, iNews.id – Gelombang komplain dan kritikan keras yang disuarakan masyarakat serta pemerintah negara tetangga terkait dampak sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu reaksi dari pemerintah Indonesia. 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengingatkan negara tetangga agar tidak terus-menerus menghina Indonesia di tengah penanganan musibah ini. 

Zulkifli menegaskan, bangsa Indonesia pada dasarnya sangat santun, namun memiliki batas kesabaran apabila upaya keras yang tengah dilakukan terus dipandang sebelah mata. 

Pernyataan menohok tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menghadiri agenda kunjungan kerja di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Minggu (25/10/2026) siang. 

Menurut Menko Pangan, seluruh elemen bangsa mulai dari BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga ribuan relawan di lapangan saat ini tengah bekerja keras mempertaruhkan nyawa untuk melakukan pemadaman karhutla secara masif, baik melalui darat maupun operasi pemanduan cuaca di udara. 

Zulkifli menjelaskan bahwa pemerintah sangat memahami dampak sebaran asap yang tidak hanya mengganggu aktivitas warga di Sumatra dan Kalimantan, tetapi juga berimbas hingga ke wilayah luar negeri. Oleh karena itu, penanganan bencana ini terus diprioritaskan hingga tuntas. 

Kendati demikian, dirinya meminta pihak asing dan negara tetangga untuk tetap menjaga etika diplomasi serta menghargai perjuangan tim pemadam di lapangan tanpa melayangkan hinaan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut