TEL AVIV, iNews.id - Presiden Israel Isaac Herzog menunjuk pemimpin oposisi Gadi Eisenkot untuk membentuk pemerintahan, Sabtu (7/11/2026), menyusul kebuntuan hasil pemilu parlemen Knesset. Tak satu pun blok, baik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun Eisenkot, yang bisa membentuk pemerintahan karena tak memiliki cukup kursi di Knesset.
Eisenkot menolak untuk bekerja sama dengan partai-partai Arab, yang dukungannya bisa memberinya mayoritas kursi di parlemen.
Namun, para pemimpin partai Arab, yang merasa geram dengan kebijakan yang mereka anggap rasis dari Netanyahu dan sekutu sayap kanannya, tetap mencalonkan Eisenkot untuk mencoba membentuk pemerintahan terlebih dulu, sehingga dia mendapat jumlah dukungan melebihi 61 kursi.
"Presiden Herzog telah mengundang Gadi Eisenkot ke Kediaman Presiden, di mana dia akan diberi tugas untuk membentuk pemerintahan besok," ujar seorang juru bicara Herzog, seperti dikutip dari Reuters.
Peran Herzog lebih bersifat seremonial, mencakup penunjukan kandidat untuk membentuk koalisi setelah pemilu.