Selangkah Lagi, Gadi Eisenkot Gantikan Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel
TEL AVIV, iNews.id - Pemimpin oposisi IsraelGadi Eisenkot selangkah lagi menggantikan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri. Eisenkot mengungkapkan negosiasi pembentukan pemerintahan darurat nasional telah mencapai kemajuan signifikan. Dia berharap mendapat mandat untuk membentuk pemerintahan baru pada awal pekan depan.
Peluang Eisenkot semakin terbuka setelah Presiden Israel Isaac Herzog mengumumkan akan menentukan anggota parlemen yang mendapat mandat membentuk pemerintahan pada Minggu (8/11/2026). Hasil konsultasi dengan berbagai partai menunjukkan, sebanyak 67 anggota parlemen merekomendasikan Eisenkot, sedangkan hanya 46 yang mendukung Netanyahu.
Eisenkot menegaskan Israel sedang menghadapi situasi darurat yang nyata, serius, dan berbahaya. Karena itu, dia mendesak agar peralihan kekuasaan segera dilakukan untuk mencegah Netanyahu terus bertahan di pemerintahan sebagai perdana menteri sementara.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform media sosial X pada Jumat (6/11/2026), pemimpin Partai Yashar tersebut menyebut 74 dari total 120 anggota Knesset (parlemen Israel) tidak lagi menyatakan kepercayaan terhadap kepemimpinan Netanyahu.
Sementara itu, hanya 46 anggota parlemen yang masih mendukung perdana menteri yang akan mengakhiri masa jabatannya tersebut.