Buntut Pembakaran Alquran di Swedia, OKI Gelar Pertemuan Darurat Pekan Depan

umaya
OKI segera menggelar pertemuan darurat minggu depan buntut aksi pembakaran Alquran di Swedia. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, OKI mengutuk keras pembakaran salinan Al-Qur'an oleh seorang ekstremis Swedia.

OKI mengatakan dalam pernyataan sebelumnya, tindakan semacam itu bertentangan dengan upaya internasional untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan penolakan terhadap ekstremisme.

Pada hari Rabu (28/6/2023), seseorang yang diidentifikasi sebagai Salwan Momika membakar salinan kitab suci umat Islam di bawah perlindungan polisi di depan Masjid Stockholm.

Tindakan provokatif ekstremis itu bertepatan dengan Idul Adha, salah satu hari besar agama Islam yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Kejahatan membakar salinan Alquran menimbulkan kecaman luas dari dunia Islam, termasuk Türki, Yordania, Palestina, Arab Saudi, Maroko, Irak, Iran, Pakistan, Senegal, Maroko, dan Mauritania.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
25 hari lalu

Arab Saudi Pamerkan Mushaf Alquran Berusia 1.000 Tahun, Masih Terawat Baik

Internasional
1 bulan lalu

Bejat! Suami Jual Istri untuk Layani Seks 120 Pria, Pasang Iklan di Medsos

Nasional
2 bulan lalu

Saat Prabowo Terpukau Suara Qori Cilik Juara MTQ Internasional: Nanti Menghadap Saya

Nasional
2 bulan lalu

Tema Nuzulul Quran di Istana Besok: Alquran, Amanah Ekologis dan Jalan perdamaian Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal