Buntut Penembakan di Sinagog Yahudi, Warga Jerman Gelar Demo Menentang Anti-Semit

Nathania Riris Michico
Warge Jerman menyampaikan rasa duka cita di depan sinagog di Halle, Jerman. (FOTO: REUTERS)

Pada Minggu (13/10/2019), para pengunjuk rasa berkumpul di Lapangan Bebelplatz di Berlin, lokasi di mana kelompok Nazi membakar ribuan buku karya orang-orang Yahudi, komunis, dan lawan-lawan politik Nazi lainnya, tidak lama setelah Adolf Hitler merebut kekuasaan pada 1933.

Para pendemo itu membawa bendera Israel dan spanduk-spanduk anti-Nazi. Salah satunya berbunyi, "Teror yang dilancarkan ekstrem kanan mengancam masyarakat kita."

Demonstrasi itu disponsori oleh kelompok HAM Unteilbar yang berarti persatuan dan berakhir di depan sebuah sinagog baru di Berlin.

Menurut Kejaksaan Jerman, pelaku berencana melakukan pembantaian di sinagog karena dia membawa sekitar empat kilogram bahan peledak.

Dia berusaha selama beberapa menit untuk masuk ke sinagog itu, di mana 50 orang sedang menghadiri upacara agama, dengan melepaskan tembakan ke arah pintu masuk yang terkunci dari dalam.

Dia kemudian menembak mati dua orang di depan muka sinagog itu dan melukai beberapa lainnya sebelum ditangkap polisi.

Polisi dikecam karena baru tiba ke lokasi penembakan tujuh menit setelah pelaku melancarkan aksinya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

KKB Tembak Sopir Truk di Jalan Sepi Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Megapolitan
31 hari lalu

Geger Aksi Curanmor Bersenpi di Palmerah, Warga Terluka Terkena Tembakan

Internasional
2 bulan lalu

Masjid di Austria Jadi Sasaran Tembakan

Internasional
2 bulan lalu

Kelompok Kriminal Bersenjata Tembaki Kedai Minuman, 10 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal