MOSKOW, iNews.id - Rusia ingin memperkuat kekuatan militer negara dengan terus menambah pasukan. Uang tunai dan bonus ditawarkan kepada anak muda dan mahasiswa agar mau mendaftar wajib militer.
Melansir dari Naver News, Sabtu (2/12/2023), keputusan ini diambil sebagai respons terhadap perang di Ukraina dan perluasan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Presiden Rusia Vladimir Putin, menandatangani keputusan presiden awal tahun dengan penambahan 170.000 pasukan baru.
Dengan penambahan ini, total pasukan Rusia meningkat sebesar 15 persen, mencapai 1,32 juta personel militer. Keputusan serupa telah diambil pada Agustus tahun sebelumnya, dengan penambahan 137.000 pasukan, meningkatkan jumlah pasukan dari 1,01 juta menjadi 1,15 juta.
Untuk mencapai target penambahan pasukan, Rusia menarik mahasiswa dan pengangguran dengan menaikkan usia wajib militer dan menawarkan bonus pendaftaran.