Butuh Tambahan Rp214 Triliun Perang Lawan Hamas, Anggaran Israel Bobol

Anton Suhartono
Israel membutuhkan dana setidaknya 50 miliar shekel atau sekitar Rp214 triliun untuk perang melawan Hamas pada 2 bulan pertama 2024 (Foto: Reuters)

Temkin mengatakan untuk mempersempit kesenjangan, pemerintah harus memangkas pengeluaran di sektor lain atau menambah pendapatan. Alasannya defisit diperkirakan membengkak sebesar 75 miliar shekel menjadi 114 miliar shekel pada 2024.

Kondisi keuangan Israel akan semakin parah jika perang berlanjut terus sampai Maret dan bulan-bulan berikutnya. Untuk itu dia akan trus memperbarui datanya.

“Ada kemungkinan di akhir tahun ini kita harus memperbaruinya dan kami harus terus memberikan pembaruan seiring berlarutnya perang,” ujarnya.

Parlemen Israel bulan ini menyetujui anggaran khusus 2023 hampir 30 miliar shekel untuk mendanai perang serta memberikan kompensasi terhadap warga yang terdampak serangan Hamas pada 7 Oktober.

Sementara itu ketua komisi keuangan parlemen Moshe Gafni menegaskan penolakannya terhadap kenaikan pajak penghasilan untuk menutupi defisit anggaran pemerintah. Namun dia setuju jika pajak dikenakan terhadap bank yang mendapat untuk berlebih.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Ungkap Skenario Serangan jika Perang Melawan AS-Israel Berlanjut

Internasional
8 jam lalu

Setelah Patung Yesus, Pasukan Israel Rusak Sekolah Kristen di Lebanon

Internasional
8 jam lalu

Trump Tolak Proposal Damai Iran: Saya Tidak Puas!

Soccer
19 jam lalu

Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Tolak Jabat Tangan Pejabat Israel di Kongres FIFA

Internasional
24 jam lalu

Tolak Foto Bareng Delegasi Israel, Presiden Asosiasi Sepak bola Palestina: Fasisme, Genosida!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal