Cacar Monyet Mengganas, WHO Gelar Pertemuan Darurat Lagi

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Reuters)

Mantan Menteri Kesehatan Ethiopia itu juga menyoroti minimnya tes yang memunculkan kemungkinan jumlah kasus sebenarnya dari penyakit ini jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan.

Dari 6.0000 kasus yang sudah dilaporkan, sekitar 80 persen berada di Eropa. Virus ini menyerang banyak pria yang berhubungan sesama jenis alias gay.  Penderita cacar monyet umumnya mengalami gejala mirip flu dan muncul benjolah di kulit.

Sementara itu tingkat kematian akibat cacar monyet tergolong rendah. Di negara-negara endemik yakni Afrika, tingkat kematiannya sekitar 1 persen. Sejauh ini wabah di negara-negara non-endemik lebih sedikit lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 hari lalu

Budi Gunadi Siap Mundur dari Menkes jika Terpilih Jadi Dirjen WHO

16 hari lalu

Menkes Budi Ungkap Dicalonkan Prabowo jadi Dirjen WHO: Amanah dari Presiden

19 hari lalu

Menkes Budi Resmi Masuk Calon Dirjen WHO 2027, Ini 3 Pesaingnya!

2 bulan lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal