Capitol Rusuh, Media China Bersorak dan Singgung Standar Ganda AS soal Hong Kong

Ahmad Islamy Jamil
Polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran di Gedung DPR AS (Capitol), Washington DC, Rabu (6/1/2021). (Foto: Reuters)

“Seiring berjalannya waktu dan dengan penyalahgunaan sumber daya oleh generasi politisi, sistem politik AS telah menurun,” ujar surat kabar itu menambahkan.

The Global Times juga mengecam “standar ganda” di kalangan para politisi AS. Media itu membidik komentar Pelosi di masa lalu, yang menyebut aksi protes besar di Hong Kong pada 2019 sebagai “pemandangan yang indah untuk disaksikan”.

“Di Hong Kong, aksi kekerasan digambarkan sebagai ‘pemandangan indah’. Sementara di AS, orang-orang yang terlibat dalam kekacauan ini disebut ‘gerombolan’,” kata The Global Times.

Komentar Pelosi telah diejek secara luas di layanan Weibo (platform medsos mirip Twitter di China). Liga Pemuda Partai Komunis China pun menyindir AS dengan menggunakan frasa “pemandangan indah” tersebut untuk menggambarkan kerusuhan di Washington DC.

Lembaga penyiaran milik China, CCTV, menggunakan penyerangan Capitol kemarin untuk mengecam sistem politik AS.

“Amerika Serikat, yang selalu mempromosikan demokrasi dan hak asasi manusia, sekarang menjadi negara kerusuhan, konflik, dan jam malam,” kata stasiun TV pelat merah itu.

Sementara, surat kabar resmi China Daily mengatakan “nasionalisme sempit” dari Presiden Trump telah merugikan Amerika Serikat. “Kekerasan dan kekacauan yang meletus di AS selama setahun terakhir menunjukkan apa yang terjadi ketika para pemimpin suatu negara kehilangan kontak dengan kenyataan,” ungkap koran itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

13 jam lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

14 jam lalu

Komentari Trump, Presiden Iran: Kami Bukan Negara Teroris, Justru Korban Terorisme

17 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Lawan AS Bisa Meluas ke Samudera Hindia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal