Cara Cyber Army Ukraina Serang Rusia, Bobol Situs Web Pemerintah hingga Badan Antariksa

Anton Suhartono
Para pakar teknologi Ukraina membentuk pasukan siber untuk menyerang Rusia (Foto: Reuters)

Developer pasukan siber yang berbasis di Estonia menolak anggapan aksi mereka ilegal. Mereka mengaku sudah berkoordinasi dengan kementerian transformasi digital Ukraina untuk melancarkan serangan.

Seorang pejabat tinggi keamanan siber Ukraina, Victor Zhora, menjelaskan relawan lokal hanya menyerang target militer, termasuk sektor keuangan, media yang dikendalikan pemerintah Rusia, dan perkeretaapian.

Menteri transformasi digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, mengumumkan pembentukan relawan tentara siber pada pekan lalu. Tentara siber Ukraina kini memiliki 290.000 pengikut di Telegram.

Menurut Zakharov, sektor perbankan Rusia sangat sulit ditembus dan belum berhasil. Namun beberapa jaringan telekomunikasi dan layanan kereta api masih relatif mudah dibobol. 

Serangan siber dari Ukraina mampu mengganggu penjualan tiket kereta api di Rusia barat yakni sekitar Rostov dan Voronezh serta melumpuhkan layanan telepon untuk sementara di wilayah timur Ukraina yang dikendalikan separatis yang didukung Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

5 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

5 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

6 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal