Cara Jepang Tangkal Pria Pengintip Rok dan Peraba Tubuh Perempuan di Kereta

Anton Suhartono
Emblem baru yang bisa digunakan perempuan di Jepang untuk menangkal pelecehan seksual (Foto: Japan Today)

“Menjadikan karakter ini sebagai titik fokus kampanye sama saja memperhalus masalah yang sangat nyata. Fokuslah dari sudut pandang bahwa ini adalah kejahatan, biarkan orang mesum ini tahu bahwa mereka bisa masuk penjara," demikian komentar lainnya.

Terlepas dari itu, pemenang desain gambar emblem, tak disebutkan identitasnya, menjelaskan kepada penyelenggara bahwa dia berharap karyanya bisa membantu para perempuan untuk terhindar dari pelecehan.

Di emblem itu juga ada tulisan "Meraba-raba merupakan kejahatan" dan "Kami tidak akan diam dengan kondisi ini."

Akika Saito, penasihat kompetisi, mengatakan, pelecehan bukan dilandasi semata oleh kecenderungan terhadap seragam, tapi ada anggapan bahwa seragam sekolah itu merupakan simbol kepatuhan yang harus diserang.

Dia permah menangani lebih dari 2.000 korban pelecehan seksual di transportasi umum, sekitar 800 di antaranya menargetkan siswi berseragam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Menag Ungkap Pesantren Masih Kekurangan Guru Tahfidz Perempuan

Megapolitan
5 hari lalu

Puspadaya: Memutus Rantai Kekerasan Anak di Ruang Digital Perlu Upaya Preventif dan Kuratif

Internasional
6 hari lalu

Menggemaskan! Kucing Ini Dilantik sebagai Kepala Stasiun di Jepang

Seleb
7 hari lalu

Geger! Manohara Ribut dengan Ibu Sendiri, Ini Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal