Cara Jepang Tangkal Pria Pengintip Rok dan Peraba Tubuh Perempuan di Kereta

Anton Suhartono
Emblem baru yang bisa digunakan perempuan di Jepang untuk menangkal pelecehan seksual (Foto: Japan Today)

“Menjadikan karakter ini sebagai titik fokus kampanye sama saja memperhalus masalah yang sangat nyata. Fokuslah dari sudut pandang bahwa ini adalah kejahatan, biarkan orang mesum ini tahu bahwa mereka bisa masuk penjara," demikian komentar lainnya.

Terlepas dari itu, pemenang desain gambar emblem, tak disebutkan identitasnya, menjelaskan kepada penyelenggara bahwa dia berharap karyanya bisa membantu para perempuan untuk terhindar dari pelecehan.

Di emblem itu juga ada tulisan "Meraba-raba merupakan kejahatan" dan "Kami tidak akan diam dengan kondisi ini."

Akika Saito, penasihat kompetisi, mengatakan, pelecehan bukan dilandasi semata oleh kecenderungan terhadap seragam, tapi ada anggapan bahwa seragam sekolah itu merupakan simbol kepatuhan yang harus diserang.

Dia permah menangani lebih dari 2.000 korban pelecehan seksual di transportasi umum, sekitar 800 di antaranya menargetkan siswi berseragam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masyarakat Didorong Pakai Kendaraan Umum, Kepercayaan Fondasi Utama Transportasi Publik 

57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Aldi Taher Banjir Hujatan usai Sarankan Nadhif Basalamah Segera Menikah setelah Alami Pelecehan

57 tahun lalu

Nadhif Basalamah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Medsos, Aldi Taher: Nikah Buruan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal