Cara Prancis Tangkal Serangan Teroris saat Natal dan Tahun Baru

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id – Pemerintah Prancis sudah gerah negaranya kerap menjadi sasaran serangan teror dalam periode dua tahun terakhir, tak terkecuali di liburan akhir tahun. Pemerintah mengerahkan 100.000 polisi dan tentara untuk mengaja keamanan selama musim libur akhir tahun.

Prancis merupakan salah satu negara di Eropa yang kerap menjadi target serangan saat Natal. Pengerahan pasukan secara besar-besaran ini untuk memastikan negara itu tidak kecolongan lagi dengan aksi teror.

Pasukan keamanan akan fokus berjaga di tempat keramaian seperti pasar Natal, pusat perbelanjaan, bangunan tempat ibadah, sarana transportasi umum, dan lokasi-lokasi wisata.

"Konteksnya masih berhubungan dengan ancaman teroris," demikian bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Prancis, dikutip dari AP.

Sebanyak 97.000 pasukan keamanan dikerahkan untuk berjaga pada Minggu dan Senin, 24 dan 25 Desember 2017.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

23 jam lalu

Indonesia-Prancis Gelar Dialog Menhan Tahunan Perdana, Bahas Latihan Garuda Guerrier

2 hari lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

9 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal