Catat! Kanselir Jerman Dukung Israel Terus Bombardir Gaza, Tolak Gencatan Senjata

Ahmad Islamy Jamil
Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id – Kanselir Jerman Olaf Scholz mendukung Israel untuk terus membombardir Gaza, meski jumlah warga sipil yang gugur di wilayah Palestina itu sejak 7 Oktober lalu telah melampaui 11.000 jiwa. Dia bahkan tidak setuju pasukan zionis menghentikan serangannya di sana.

Pada akhir pekan kemarin, Scholz mengatakan, dia tidak menganggap seruan untuk gencatan senjata segera di Jalur Gaza sebagai hal yang benar. Alasannya, hal tersebut akan memberikan kesempatan kepada para pejuang Hamas untuk mendapatkan kembali kekuatannya.

“Saya rasa tidak tepat untuk menyerukan gencatan senjata segera, karena ini berarti Israel harus memberikan napas kepada Hamas agar mereka bisa mendapatkan roket baru dan dapat menembakkannya. Ini tidak dapat diterima,” kata Scholz dalam sebuah acara televisi yang diadakan oleh media Jerman, Heilbronner Stimme, Minggu (12/11/2023).

Menurut dia, Jerman hanya mendukung jeda kemanusiaan singkat untuk mengevakuasi korban luka dan pengiriman bantuan ke Jalur Gaza.

Pada 7 Oktober lalu, para pejuang Hamas menerobos perbatasan Gaza dan menyerang Israel. Sejak itu, perang antara Israel dan Palestina berlangsung setiap hari sampai sekarang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
9 jam lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Buletin
9 jam lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Internasional
18 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Nasional
21 jam lalu

Indonesia, Saudi hingga Turki Kutuk Keras Ulah Israel Tutup Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal