Cegah Kerusuhan, Besok 89.000 Polisi Berjaga di Seluruh Prancis

Nathania Riris Michico
Polisi Prancis saat berhadapan dengan para demonstran akhir pekan lalu. (Foto: AP)

Philippe menyarankan agar para demonstran “jaket kuning” diam di rumah untuk mencegah hadirnya orang-orang yang akan menunggangi aksi protes mereka. Demonstrasi di Paris pada Sabtu pekan lalu menimbulkan kerusuhan dan penjarahan.

Pada Sabtu lalu, huru-hara terburuk dalam beberapa tahun terakhir berkobar di Paris, di mana para pemrotes membakar mobil dan menjarah toko-toko di Champs Elysees, jalan raya yang tersohor di Paris.

Pengumuman itu diambil setelah Presiden Emmanuel Macron pada Rabu (5/12) memutuskan membatalkan kenaikan pajak BBM, yang memicu kerusuhan berminggu-minggu.

Pejabat-pejabat pemerintah khawatir terulangnya kekerasan pada Sabtu akan melumpuhkan ekonomi negara itu dan menimbulkan keraguan tentang pemerintah bisa bertahan.

Setelah Macron membatalkan kenaikan pajak BBM, para pengunjuk rasa mengemukakan tuntutan baru terkait isu-isu ekonomi lainnya yang merugikan para pekerja, pensiunan, dan mahasiswa.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Seleb
9 hari lalu

Selamat! Gege Elisa Dilamar Kekasih di Paris

Internasional
12 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Internasional
24 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Internasional
27 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal