Cegah Penularan Covid-19, Prancis Terapkan Jam Malam di 9 Kota

Muhammad Fida Ul Haq
Ilustrasi (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Prancis memperpajang jam malam untuk sembilan kota. Sebanyak 46 juta orang harus berada di rumah mulai pukul 21.00-06.00 waktu setempat.

Jam malam itu akan berdampak ke dua pertiga populasi masyarakat Prancis. Masalah penularan Covid-19 yang tinggi menjadi pertimbangan utama.

"Situasi kesehatan negara kami semakin buruk," kata Perdana Menteri Prancis Jean Castex seperti dikutip AFP, Jumat (23/10/2020).

Sebanyak 30.000 orang meninggal akibat pandemi Covid-19. Saat ini, Prancis menghadapi gelombang kedua Covid-19 layaknya negara Eropa lainnya.

Kasus Covid-19 di Prancis mencapai 251 orang per 100.000 warga. Kini tercatat kasus baru mencapai 41.622 orang.

Pasien positif Covid-19 di Prancis saat ini tertinggi sejak Mei 2020.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Health
7 jam lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
7 jam lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
8 jam lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
8 jam lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal