Charlie Hebdo Bikin Karikatur Erdogan, Turki: Ini Pelecehan Kami Tidak Akan Tinggal Diam!

Arif Budiwinarto
Juru Bicara Kepresidenan Turki, Fahrettin Altun, menegaskan negaranya tidak akan tinggal diam melihat penerbitan kartun Presiden Recep Tayyip Erdogan oleh majalah satir Prancis, Charlie Hebdo. (foto: Anadoulu Agency)
 

Awal pekan ini, Macron menegaskan bahwa Prancis akan tetap berpegang pada tradisi dan hukum sekulernya yang menjamin kebebasan berekspresi serta memungkinakan publikasi anti-agama seperti yang dilakukan Charlie Hebdo.

Merespons hal tersebut, Fahrettin memastikan negaranya tidak akan tinggal diam tanpa menyebut secara detail tindakan yang akan diambil.

"Kami tidak akan tinggal diam menghadapi serangan yang menjijikkan terhadap budaya dan agama kami dari mana asalnya."

"Hasutan rasis, xenofobia, Islamofobia, anti-Semit tidak akan dapat memprovokasi kami untuk membalas dengan cara yang sama. Kami menolak untuk tunduk pada intimidasi provokasi Anda berdasarkan perasaan korban yang Anda rasakan," lanjutnya.

Pernyataan Macron baru-baru ini memicu gelombang pemboikotan produk Prancis di negara-negara anti-Prancis yang mayoritas berpenduduk Muslim.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Dijadwalkan Kembali Kunjungi Prancis Akhir Mei, Ini yang Akan Dibahas  

Nasional
6 hari lalu

Prabowo bakal Kembali Kunjungi Prancis dalam Waktu Dekat

Internasional
6 hari lalu

Lagi, Tentara Prancis Personel UNIFIL di Lebanon Tewas

Internasional
9 hari lalu

UNIFIL Beri Penghormatan ke Prajurit Prancis yang Gugur di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal