China Akui Kesulitan Hadapi Wabah Virus Korona, Butuh Pasokan Masker, Alat Medis dan Baju Pelindung

Nathania Riris Michico
Seorang pekerja mengemas masker pelindung di fasilitas produksi di pinggiran Ahmedabad pada 3 Februari 2020. Cina menyatakan sangat membutuhkan peralatan medis dan masker bedah. (FOTO: SAM PANTHAKY / AFP)

Komite Tetap Politbiro elit China menyerukan perbaikan pada sistem manajemen darurat nasional, setelah kekurangan dan kesulitan terungkap dalam menanggapi wabah virus korona, menurut kantor berita resmi Xinhua.

"Adalah perlu memperkuat pengawasan pasar, dengan tegas melarang dan menindak keras pasar dan perdagangan satwa liar ilegal," kata Politbiro dalam sebuah pertemuan pada hari Senin, seperti dilaporkan Xinhua.

Pemerintah juga menyatakan sangat membutuhkan peralatan medis pelindung seperti masker bedah, pakaian pelindung, dan kacamata keselamatan dalam upaya mengendalikan wabah tersebut.

Pihak berwenang di provinsi yang menampung lebih dari 300 juta orang -termasuk Guangdong, negara terpadat di China selatan dengan 113 juta orang- memerintahkan semua orang mengenakan masker di depan umum.

Namun pabrik-pabrik yang mampu memproduksi sekitar 20 juta masker sehari hanya beroperasi pada 60-70 persen dari kapasitasnya.

Juru bicara departemen industri Tian Yulong menyebut, pasokan dan permintaan tetap tinggi sebagai akibat dari liburan Tahun Baru Imlek.

Tian mengatakan, pihak berwenang mengambil langkah-langkah untuk membawa masker dari Eropa, Jepang, dan AS, sementara kementerian luar negeri menyebut negara-negara termasuk Korea Selatan, Jepang, Kazakhstan, dan Hongaria menyumbangkan pasokan medis.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
9 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
9 hari lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Nasional
10 hari lalu

Polisi Bongkar Sindikat SMS E-Tilang Palsu, Dikendalikan WN China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal