China Ancam Ambil Tindakan Keras jika Taiwan Coba-Coba Jadi Negara Merdeka

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan China dan Taiwan. (Foto: Ist.)

Isu Taiwan menjadi faktor kunci dalam ketegangan hubungan antara China dan Amerika Serikat. Washington DC adalah pendukung internasional terpenting dan pemasok senjata bagi Taiwan, meskipun tidak ada hubungan diplomatik formal antara kedua negara.

China secara rutin menggambarkan Taiwan sebagai masalah paling sensitif dalam hubungannya dengan AS.

Ma mengatakan, provokasi oleh pasukan prokemerdekaan dan “intervensi pihak luar” terhadap masalah Taiwan dapat tumbuh lebih tajam dan lebih intens dalam beberapa bulan mendatang.

“Tahun depan, situasi Selat Taiwan akan menjadi lebih kompleks dan parah,” katanya.

Beijing telah melancarkan serbuan udara berulang-ulang di atas Selat Taiwan dalam beberapa bulan terakhir untuk menekan negara tetangganya itu. Namun, Taiwan menegaskan tidak akan menyerah pada ancaman China.

Pemerintah Republik China yang kalah melarikan diri ke Taiwan pada 1949 setelah kalah dalam perang saudara dengan kelompok komunis—yang kemudian mendirikan Republik Rakyat China (RRC).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Beda dengan Trump, Wapres AS JD Vance Ogah Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

9 jam lalu

Iran Akan Luncurkan Amunisi Dahsyat "Bapak dari Segala Bom", Pesaing "Ibu dari Segala Bom" AS

18 jam lalu

JK Terima Penghargaan dari Northern Illinois University, Disebut Jembatani Indonesia-AS

1 hari lalu

Trump Akan Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America: Pendapatan Akan Meningkat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal