China Curiga Ada Praktik Hukum Rimba di Gaza: Negara Kuat Tindas yang Lemah!

Anton Suhartono
China mendesak masyarakat internasional menyelidiki dugaan praktik hukum rimba dalam perang di Gaza (Foto: AP) 

NEW YORK, iNews.id - China mendesak masyarakat internasional untuk menyelidiki dugaan praktik "hukum rimba" yang diterapkan negara-negara kuat di tengah perang yang berkecamuk di Jalur Gaza.  Pemerintah China juga menawarkan kesediaannya untuk menyelesaikan konflik melalui dialog dan kerja sama.

"Masyarakat internasional harus menyelidiki (paktik) hukum rimba, di mana negara-negara lebih kuat menindas negara-negara lemah," ujar Perwakilan China untuk Dewan Keamanan PBB (DK PBB) Fu Cong, dalam debat tentang 'Mempromosikan Perdamaian dan Keamanan Internasional melalui Multilateralisme dan Penyelesaian Sengketa secara Damai', dikutip Rabu (23/7/2025).

Dia menambahkan, menggunakan kekuatan atau sanksi untuk menyelesaikan sengketa yang dilakukan negara-negara besar seringkali terbukti kontraproduktif.

"Dialog dan kerja sama adalah cara terbaik untuk menyelesaikan sengketa," ujarnya.

Beijing, kata dia, siap dan tersedia untuk bekerja sama dengan masyarakat internasional guna menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung, termasuk Palestina dan Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Banjir Nepal-China: Korban Hilang Melonjak Drastis Jadi 4.700 Orang, Hampir 1.000 Tewas

12 jam lalu

Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah

16 jam lalu

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

1 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 700 Orang, Baru 20 Jenazah Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal