China Dituding Mata-matai AS dari Kuba, Bangun Fasilitas Intelijen pada 2019

Ahmad Islamy Jamil
China dituding memata-matai AS dari Kuba, dengan membangun fasilitas penyadapan di lokasi yang berjarak hanya 160 km dari Florida (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)

Seorang pejabat di Kedutaan China di Washington DC menuduh AS telah menyebarkan desas-desus dan fitnah tentang pembangunan stasiun mata-mata Beijing di Kuba. Menurut dia, AS justru menjadi “raja yang paling kuat di dunia” dalam hal penyadapan atau kegiatan spionase.

Pemerintah Kuba tidak segera menanggapi permintaan komentar wartawan terkait isu tersebut. Namun, pada Kamis lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Kuba, Carlos Fernandez de Cossio, menolak laporan WSJ. Dia menyebut pemberitaan oleh media AS itu sebagai kebohongan dan rekayasa semata. 

De Cossio menegaskan, Kuba menolak semua kehadiran militer asing di Amerika Latin dan Karibia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
19 jam lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

1 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

1 hari lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal