China Izinkan 2.000 Warga Etnis Kazakh Tinggalkan Wilayah Xinjiang

Nathania Riris Michico
Warga Muslim China di wilayah Kashgar. (Foto: Getty Images/AFP/J. Eisele)

Para warga etnis Kazakh yang datang ke negara itu akan diizinkan mengajukan permohonan kewarganegaraan atau menjadi penduduk tetap saat mereka tiba.

"Mereka akan diizinkan untuk mengajukan kewarganegaraan Kazakh atau tinggal permanen setelah kedatangan mereka di Kazakhstan," demikian isi email itu, seperti dilaporkan Associated Press, Kamis (10/1/2018).

Penahanan yang dilakukan otoritas China di Xinjiang menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan warga etnis Kazakh kelahiran China di Kazakhstan. Banyak di antara mereka yang meninggalkan China untuk mengejar peluang bisnis atau menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah Kazakh menyusul pengetatan aturan di Xinjiang.

Ratusan warga etnis Kazakh itu kehilangan kontak dengan kerabat mereka di Xinjiang, dan banyak yang mulai menulis surat dan menghadiri konferensi media, berharap publisitas yang lebih besar akan membantu membawa orang yang mereka cintai pulang.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

3 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

3 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal