China Kembangkan Aplikasi Ponsel Pintar demi Pantau Muslim di Xinjiang

Nathania Riris Michico
Populasi etnis Uighurs di China mencapai 45 persen di Xinjiang. (FOTO: GETTY IMAGES/AFP)

Sementara PBB menyatakan terdapat laporan yang kredibel bahwa sekitar juta warga di Xinjiang menerima tindakan yang mereka gambarkan sebagai bagian dari upaya memerangi terorisme dan ekstremisme.

'Sistem pengawasan paling menganggu'

Menurut laporan organisasi hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW), aplikasi ini digunakan oleh para pejabat untuk merekam dan menyimpan informasi tentang orang-orang. Secara khusus, aplikasi ini menargetkan "tipe orang 36" yang harus diperhatikan oleh pihak berwenang.

Ini termasuk orang-orang yang jarang menggunakan pintu depan rumah mereka, menggunakan jumlah listrik yang tidak normal, dan orang-orang yang melakukan ibadah haji tanpa izin negara.

Laporan itu tidak menyebutkan secara eksplisit etnis manapun yang secara khusus ditargetkan, namun "tipe orang 36" termasuk imam tidak resmi -para pemimpin Islam- dan mereka yang mendalami doktrim Wahabi.

Informasi yang diambil dari aplikasi kemudian diinput ke dalam sistem pusat platform operasi gabungan terpadu (IJOP) - sistem utama untuk mengawasan massal di Xinjiang, kata HRW.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

2 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

3 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

4 hari lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal