China: Reaksi AS Terhadap Virus Korona Picu Kepanikan dan Ketakutan

Nathania Riris Michico
Seorang perempuan dan anak laki-laki mengenakan masker pelindung menuju konter check-in di bandara internasional Daxing di Beijing pada 21 Januari 2020. (FOTO: Nicolas Asfouri / AFP / Getty Images)

BEIJING, iNews.id - China menuduh Amerika Serikat (AS) menyebarkan kepanikan dan ketakutan terkait virus korona. Hal itu sebagai tanggapan atas beberapa kebijakan AS dalam merespons virus tersebut, termasuk memberlakukan larangan pada pelancong China.

"Amerika belum memberikan bantuan substansial dan hanya menciptakan kepanikan," kata juru bicara kementerian luar negeri, Hua Chunying, dalam jumpa pers, seperti dilaporkan AFP, Senin (3/2/2020).

Sebelumnya diberitakan, negara-negara G7 yakni Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat akan membahas tanggapan bersama terkait virus korona.

Semua negara tersebut sudah mengonfirmasi ada kasus virus yang dikonfirmasi.

AS, Australia, Selandia Baru, dan Israel melarang warga negara asing untuk berkunjung jika mereka berada di China baru-baru ini, dan mereka juga memperingatkan warga mereka sendiri agar tidak bepergian ke China.

Mongolia, Rusiam dan Nepal juga memutuskan menutup perbatasan mereka dengan China.

Jumlah negara yang melaporkan warganya positif terinfeksi meningkat menjadi 24; setelah Inggris, Rusia, dan Swedia mengonfirmasi kasus pertama virus korona akhir pekan ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
4 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
6 jam lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Internasional
6 jam lalu

Militer AS Akan Kawal Kapal-Kapal Tanker Lintasi Selat Hormuz, Iran: Kami Tunggu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal