China Temukan Covid-19 pada Daging Ayam Impor, Munculkan Potensi Penularan Baru

Arif Budiwinarto
Seorang pria tengah melihat-lihat pilihan makanan beku impor di sebuah toko swalayan di China (foto: CNA)

Meskipun tidak ada kasus infeksi baru terkait temuan Covid-19 pada daging ayam beku asal Brasil, Kantor Pusat Pengendalian dan Pencegahan Epidemi Shenzen menghimbau agar masyarakat mengurangi konsumsi daging dan makanan laut impor sebagai usaha mencegah kemungkinan terinfeksi virus yang menyerang pernapasan itu.

China sudah menghentikan impor daging beku tertentu dari sejumlah negara yang tercatat dengan kasus Covid-19 tinggi di dunia termasuk Brasil sejak pertengahan Juni.

Kebijakan tersebut terbukti berhasil menekan penyebaran baru Covid-19 dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Dalam periode tersebut jumlah kasus baru di China tak lebih dari 100 per hari.

Sejak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi, angka kematian akibat virus tersebut di China menyentuh 84.756 sedangkan jumlah kematian mencapai 4.634. Jumlah tersebut jauh lebih rendah daripada Amerika Serikat yang mencapai lebih dari 5 juta kasus infeksi serta angka kematian menembus 170.000.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Health
8 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
10 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
1 hari lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal