BEIJING, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menepis pesawat militernya serta Rusia memasuki zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan (KADIZ). Insiden yang terjadi pada Selasa (22/12/2020) itu memaksa militer Korsel mengerahkan jet tempur.
Juru Bicara Kemlu China Zhao Lijian menegaskan, pesawat tempur negaranya serta Rusia tak memasuki wilayah udara Korsel saat menggelar latihan perang bersama.
"Selama latihan itu, pesawat tempur China dan Rusia secara ketat mematuhi hukum internasional dan tidak memasuki wilayah udara Korea Selatan," kata Zhao, dikutip dari Reuters, Rabu (23/12/2020).
Sebelumnya Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS) menyatakan, 19 pesawat militer asing yang melintasi KADIZ, empat merupakan jet tempur China yang masuk lebih dulu, disusul 15 pesawat Rusia.
Disebutkan, China sudah memberi tahu sebelum memasuki KADIZ bahwa pesawat mereka melakukan latihan perang rutin.
"Insiden ini tampaknya latihan perang bersama China dan Rusia tapi membutuhkan analisis lebih lanjut," demikian pernyataan JCS.
Pada Juli 2019, jet tempur Korsel melepaskan ratusan tembakan peringatan ke pesawat militer Rusia yang sedang menggelar patroli bersama China. Pesawat-pesawat militer kedua negara disebut memasuki wilayah udara Korsel.