Cucu Nelson Mandela Aktivis Global Flotilla Ungkap Disiksa Pasukan Israel

Anton Suhartono
Mandla Mendela, cucu Nelson Mandel, mengisahkan penganiayaan yang dialaminya oleh Israel (Foto: AP)

Hendricks menambahkan, para tahanan Muslimah juga dilarang mengenakan jilbab selama di penjara, menggambarkannya sebagai bentuk kebencian militer Zionis dan anti-Muslim. 

"Saya telah mengenakan jilbab sejak usia 11 tahun," katanya.

Aktivis Afsel lainnya, Zaheera Soomar, menegaskan tidak menyesal bergabung dengan misi kemanusiaan GSF untuk berusaha menembus blokade Israel dan mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Meski gagal, kata Soomar, para aktivis tidak akan menyerah untuk mencoba di lain kesempatan.

"Kami berkomitmen untuk misi lainnya lagi. Sampai genosida berakhir, kami tidak akan berhenti," katanya.

Warga Afrika Selatan lainnya yang berpartisipasi dalam misi tersebut antara lain penulis Zukiswa Wanner, Carrie Shelver, dan Reaz Moola.

Mandla mengatakan, misi mereka sempat dilindungi kapal perang Angkatan Laut Italia dan Spanyol. Namun setelah kapal para aktivis memasuki perairan zona kuning, kapal-kapal perang menarik diri.

"Kami juga ditemani oleh drone Turki yang terbang di atas kami dan memberikan informasi setiap hari saat kami berlayar semakin dekat ke Gaza," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
54 menit lalu

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Tuduh Pejabat Lebanon Budak Israel, Kenapa?

Internasional
2 jam lalu

Balas Dendam, Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Beri Sinyal Serang Israel

Internasional
24 jam lalu

Israel Mata-matai Tentaranya, Cek Akun Media Sosial dengan Kecerdasan Buatan

Internasional
1 hari lalu

Afrika Selatan Tak Diundang ke KTT G20 2026, Pejabat Serukan Tekan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal