Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

Anton Suhartono
Iran menegaskan implementasi MoU damai dengan Amerika Serikat menjadi prioritas utama dibanding memulai negosiasi putaran baru (Grafis: iNews.id/AI)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan implementasi nota kesepahaman (MoU) perdamaian dengan Amerika Serikat (AS) menjadi prioritas utama dibanding memulai negosiasi putaran baru. Teheran menuntut Washington segera merealisasikan sejumlah poin penting dalam MoU, mulai dari izin ekspor minyak Iran hingga pencairan aset negara itu yang selama ini dibekukan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei mengatakan, pemerintah Iran saat ini fokus memastikan seluruh butir dalam MoU yang diteken pada 17 Juni benar-benar dijalankan. Menurut dia, pembahasan kesepakatan menyeluruh dengan AS baru bisa dimulai setelah sejumlah pasal penting direalisasikan.

Baghaei mengungkapkan, implementasi Pasal 10 yang mengatur penjualan atau ekspor minyak Iran sudah mulai berjalan. Amerika Serikat disebut telah mengeluarkan izin sesuai ketentuan dalam MoU dan kini Iran terus memantau pelaksanaannya.

Selain itu, Pasal 11 mengenai pencairan aset Iran yang dibekukan juga sedang dalam tahap implementasi. Iran berharap proses tersebut dapat diselesaikan sesuai kesepakatan yang telah dicapai kedua negara.

Dia menjelaskan, sesuai Pasal 13 MoU Islamabad, negosiasi menuju kesepakatan akhir dengan AS hanya dapat dilakukan setelah Pasal 14 dan 15 serta Pasal 1, 4, 5, 10, dan 11 diwujudkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 menit lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

16 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

17 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

20 jam lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal