Dahsyatnya Banjir Bandang di Libya, Sedikitnya 10.000 Orang Hilang

Anton Suhartono
Sedikitnya 10.000 orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Libya (Foto: Reuters)

Dia memperkirakan jumlah korban tewas di seluruh lokasi Libya bisa mencapai 2.500 orang lebih, karena korban hilang terus meningkat.

Di Jenewa, Swiss, kepala delegasi Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) Tamer Ramadan, mengatakan berdasarkan informasi dari sumbr independen jumlah orang hilang mencapai 10.000 orang.

Rekaman video disiarkan stasiun TV Libya Al Masar menunjukkan, warga mencari jenazah, sementara seorang pria menggunakan perahu karet mengambil satu jenazah dari laut.

“Kami tidak punya apa-apa untuk menyelamatkan orang-oang, tidak ada mesin, kami meminta bantuan segera,” kata Khalifah Touil, seorang pekerja layanan ambulans.

Derna dibelah dua sungai musiman yang mengalir dari dataran tinggi ke selatan. Bendungan berfungsi mencegah banjir jika debit air tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Pembangunan Jembatan Gantung Gampong Lhok Sanding di Aceh Capai 65 Persen

Nasional
10 hari lalu

Istana Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal

Internasional
19 hari lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

Internasional
22 hari lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal