Dahsyatnya Banjir Bandang di Libya, Sedikitnya 10.000 Orang Hilang

Anton Suhartono
Sedikitnya 10.000 orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Libya (Foto: Reuters)

Dia memperkirakan jumlah korban tewas di seluruh lokasi Libya bisa mencapai 2.500 orang lebih, karena korban hilang terus meningkat.

Di Jenewa, Swiss, kepala delegasi Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) Tamer Ramadan, mengatakan berdasarkan informasi dari sumbr independen jumlah orang hilang mencapai 10.000 orang.

Rekaman video disiarkan stasiun TV Libya Al Masar menunjukkan, warga mencari jenazah, sementara seorang pria menggunakan perahu karet mengambil satu jenazah dari laut.

“Kami tidak punya apa-apa untuk menyelamatkan orang-oang, tidak ada mesin, kami meminta bantuan segera,” kata Khalifah Touil, seorang pekerja layanan ambulans.

Derna dibelah dua sungai musiman yang mengalir dari dataran tinggi ke selatan. Bendungan berfungsi mencegah banjir jika debit air tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

13 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

13 hari lalu

Jumbo! Kerugian Banjir Dahsyat Nepal Ditaksir Tembus Rp45 Triliun

14 hari lalu

Keajaiban Banjir Nepal, 2 Pekerja PLTA Selamat Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal