Ukraina juga masuk dalam daftar undangan, namun Presiden Volodymyr Zelensky tak bisa hadir. Dia akan mengikuti pertemuan secara virtual.
Negara undangan lainnya, Fiji, akan diwakili oleh utusan khusus karena negara Pasifik tersebut sedang melakukan pemilihan umum.
"Kehadiran 18 pemimpin G20 (termasuk Indonesia) ditambah 8 dari 10 negara undangan dan pemimpin 10 organisasi internasional merupakan tingkat kehadiran yang sangat tinggi dan mencerminkan komitmen bersama untuk pastikan G20 tetap efektif di tengah situasi yang sangat sulit saat ini," kata Kemlu.