Demonstrasi itu digelar oleh Jewish Voice for Peace, kelompok aktivis Yahudi yang mendukung Palestina.
Sekitar 200 orang berkumpul di luar Markas Besar PBB mengenakan kaos putih bertuliskan slogan "Danai rakyat, Bukan Bom", "Tidak ada Perang", dan "Bebaskan Palestina".
Massa juga memblokade lalu lintas, sehingga polisi memerintahkan mereka pergi. Namun mereka menolak pergi dari lokasi, melanjutkan aksi ke trotoar sambil meneriakkan slogan anti-Netanyahu.
Satu per satu petugas menarik para demonstran dari kelompok tersebut, memborgol dengan tali, dan memasukkan ke bus polisi.
Meski demikian para aktivis tersebut terus meneriakkan "Netanyahu pergilah ke neraka".