Deretan Maskapai Internasional Terdampak Recall 6.000 Pesawat Airbus A320

Anton Suhartono
Industri penerbangan dunia tengah menghadapi gangguan besar setelah Airbus mengumumkan recall terhadap 6.000 pesawat A320 di seluruh dunia (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Industri penerbangan dunia tengah menghadapi gangguan besar setelah Airbus mengumumkan recall terhadap 6.000 pesawat A320 di seluruh dunia. Perbaikan yang harus segera dilakukan, meski hanya berupa pengembalian software ke versi lama, tetap memaksa banyak maskapai menunda hingga membatalkan penerbangan.

Dari Amerika Serikat hingga Asia, berikut daftar maskapai internasional yang terdampak recall terbesar dalam sejarah 55 tahun Airbus ini.

1. American Airlines (Amerika Serikat)

Sebagai pengguna A320 terbanyak di dunia, American Airlines menjadi maskapai paling terkena imbas.

340 dari 480 unit A320 membutuhkan perbaikan yang berlangsung selama setidaknya 2 jam per unit. Proses perbaikan diperkirakan selesai pada Sabtu (29/11/2025).

Maskapai ini sudah memperingatkan potensi gangguan jadwal selama proses perbaikan berlangsung.

2. Lufthansa (Jerman)

Maskapai besar Eropa ini mengonfirmasi beberapa pesawat A320 harus di-grounded sementara untuk menjalani perbaikan.

3. IndiGo (India)

IndiGo, salah satu operator A320 terbesar di dunia, menghentikan operasional sejumlah pesawat untuk mengikuti perbaikan. Gangguan jadwal tidak terhindarkan mengingat ketergantungan tinggi maskapai ini pada keluarga A320.

4. ANA (Jepang)

All Nippon Airways (ANA) mencatat dampak signifikan, 65 penerbangan dibatalkan dalam satu hari (29 November)

Sekitar 9.400 penumpang terdampak.

5. Jetstar Airways (Australia)

Maskapai berbiaya rendah milik Qantas Group ini terkena imbas langsung recall. Sementara Qantas tidak terdampak, Jetstar harus menyesuaikan jadwal penerbangan.

6. Air New Zealand (Selandia Baru)

Recall ini menyebabkan gangguan pada beberapa penerbangan 29 November. Pembatalan juga diperkirakan akan berlanjut seiring proses perbaikan berlangsung.

7. Flynas (Arab Saudi)

Maskapai low-cost terbesar di Arab Saudi ini memperingatkan bahwa sebagian jadwal penerbangan akan mengalami penundaan selama proses perbaikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Pesawat Pelita Air Jatuh di Kaltara, Dalam Misi Pengantaran BBM ke Wilayah Perbatasan

Nasional
16 hari lalu

Bakamla Akui Butuh Jet Canggih untuk Patroli Laut, Respons Cepat Darurat Maritim

Nasional
19 hari lalu

Daftar 11 Bandara Papua yang Ditutup Sementara imbas Penembakan Pesawat Smart Air

Internasional
1 bulan lalu

Heboh, Penumpang Pesawat Nekat Buka Pakaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news