Deretan Perang dan Konflik Israel-Palestina, Gerakan Intifada II Tewaskan 1.000 Orang Israel

Ajeng Wirachmi
Konflik Israel Palestina sudah berlangsung lama dan tak ada tanda mereda, apalagi berakhir (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Konflik Israel dan Palestina sudah berlangsung lama dan tak ada indikasi mereda sampai saat ini. Sejak Perang Arab-Israel 1967, pemerintahan Zionis terus mencaplok wilayah-wilayah Palestina yang diduduki, memicu keprihatinan internasional.

Perluasan permukiman Yahudi di Tepi Barat serta wilayah lain dilakukan secara sepihak oleh Israel serta jelas melawan kehendak internasional. Keputusan Israel itu hanya merusak upaya perdamaian yang diupayakan banyak pihak, termasuk Amerika Serikat (AS).

Sejak itu letupan-letupan masih sering terjadi. Selain di Tepi Barat, perlawanan dari faksi perjuangan Palestina di Jalur Gaza juga dilakukan terhadap militer Zionis. 

Berikut deretan konflik dan perang antara Palestina dan Israel:

1. Gerakan Intifada I (1987-1993)

Masyarakat Palestina melakukan protes terhadap pendudukan Israel di wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat pada 1987 sampai 1993. Protes besar-besaran atau disebut dengan Gerakan Intifada I ini menyebabkan kerusuhan mematikan di periode tersebut. 

Al Jazeera melaporkan, lebih dari 1.300 warga Palestina tewas, 120.000 lebih luka-luka, dan sekitar 600.000 orang harus mendekam di penjara. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Kejam! Israel Akan Kelilingi Penjara Tahanan Palestina dengan Banyak Buaya

11 jam lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

12 jam lalu

Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel

1 hari lalu

Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal