Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Anton Suhartono
Peran Pasukan Stabilisasi Internasional yang akan mengemban misi perdamaian di Gaza sangat penting, namun ada lagi yang lebih penting (Foto: AP)

MUNICH, iNews.id - Peran Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang akan mengemban misi perdamaian di Jalur Gaza, di bawah kendali Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden AS Donald Trump, sangat penting. Namun yang perlu diingat, misi ISF tak permanen, melainkan sementara.

Perwakilan Tinggi Board of Peace Nickolay Mladenov menegaskan, ISF sangat penting untuk memastikan keamanan Gaza, namun hanya mengandalkan pasukan asing merupakan langkah keliru.

"ISF sangat penting, tetapi jauh lebih penting daripada ISF adalah Pasukan Keamanan Palestina baru yang harus dikerahkan di Gaza, yang harus mampu mengamankan wilayah tersebut dengan bantuan ISF," kata Mladenov, di Konferensi Keamanan Munich, Jerman, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (14/2/2026).

Dia memperingatkan, kontingen pasukan multinasional bukanlah solusi jangka panjang. Oleh karena itu Board of Peace tak boleh mengandalkan ISF sepenuhnya.

"Jika kita mengandalkan pasukan internasional, dari mana pun mereka berasal, untuk menjaga keamanan Gaza, kita melakukan pendekatan yang sangat salah, dan ini bukan pendekatan yang kita gunakan," ujarnya.

Meski berada di bawah kendali Board of Peace, ISF bekerja dengan mandat dari PBB. Dewan Keamanan PBB pada 17 November 2025 mengadopsi Resolusi 2803 untuk mengimplementasikan 20 poin rencana perdamaian Gaza usulan Trump yang telah disepakati oleh Israel dan Hamas sebulan sebelumnya.

Utusan khusus Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, pada Januari lalu mengumumkan peluncuran fase kedua gencatan senjata atau rencana perdamaian Gaza. Dalam fase ini, lebih banyak pasukan  Israel yang akan ditarik dari Gaza. Di saat bersamaan ISF mulai dikerahkan ke Gaza serta pembentukan struktur pemerintahan baru wilayah tersebut yang terdiri atas para teknokrat Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
39 menit lalu

MPR Kecam Kebijakan Hukuman Mati Israel Terhadap Tahanan Palestina: Pelanggaran HAM!

Internasional
42 menit lalu

Diancam Kembali ke Zaman Batu, Iran: Usia Kami 7.000 Tahun, AS Baru 250 Tahun!

Internasional
59 menit lalu

Jembatan dan Infrastruktur Dibom, Iran Murka Janjikan Kehancuran bagi AS di Timur Tengah

Nasional
19 jam lalu

Galang Dukungan, Dubes Iran: Umat Islam Wajib Bersatu Hadapi AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal