Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Anton Suhartono
Osama Hamdan mengatakan Hamas telah menghubungi pemerintah Indonesia untuk menyampaikan pandangan atas rencana pengiriman TNI ke Jalur Gaza (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Hamas dilaporkan telah menghubungi pemerintah Indonesia untuk menyampaikan pandangan kelompok tersebut atas rencana kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai bagian dari misi internasional di bawah Pasukan Stabiliasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza.

Pejabat senior Hamas Osama Hamdan menegaskan, pada prinsipnya kelompok perlawanan Palestina tersebut menolak kehadiran pasukan asing dari negara mana pun di Gaza.

Sekalipun kehadiran pasukan internasional tak bisa dihindari, peran mereka harus dibatasi hanya di perbatasan untuk mencegah agresi Israel serta menghentikan pelanggaran gencatan senjata, tidak mencampuri urusan internal Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Hamdan merespons pemberitaan Al Jazeera mengenai kesiapan Pemerintah Indonesia mengirim 8.000 personel TNI ke Gaza.

Hamdan menegaskan, Hamas telah berkomunikasi langsung dengan pemerintah Indonesia untuk meyakinkan bahwa pasukan internasional harus berpegang pada peran netral di perbatasan, tidak mengambil posisi yang bertentangan dengan kehendak rakyat Palestina atau mengganti peran penjajah Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

57 tahun lalu

Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal