Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Anton Suhartono
Osama Hamdan mengatakan Hamas telah menghubungi pemerintah Indonesia untuk menyampaikan pandangan atas rencana pengiriman TNI ke Jalur Gaza (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Hamas dilaporkan telah menghubungi pemerintah Indonesia untuk menyampaikan pandangan kelompok tersebut atas rencana kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai bagian dari misi internasional di bawah Pasukan Stabiliasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza.

Pejabat senior Hamas Osama Hamdan menegaskan, pada prinsipnya kelompok perlawanan Palestina tersebut menolak kehadiran pasukan asing dari negara mana pun di Gaza.

Sekalipun kehadiran pasukan internasional tak bisa dihindari, peran mereka harus dibatasi hanya di perbatasan untuk mencegah agresi Israel serta menghentikan pelanggaran gencatan senjata, tidak mencampuri urusan internal Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Hamdan merespons pemberitaan Al Jazeera mengenai kesiapan Pemerintah Indonesia mengirim 8.000 personel TNI ke Gaza.

Hamdan menegaskan, Hamas telah berkomunikasi langsung dengan pemerintah Indonesia untuk meyakinkan bahwa pasukan internasional harus berpegang pada peran netral di perbatasan, tidak mengambil posisi yang bertentangan dengan kehendak rakyat Palestina atau mengganti peran penjajah Israel.

"Saya mendengar pesan ini dengan jelas dari pihak-pihak Indonesia, di mana mereka menegaskan tidak akan menjadi pihak yang menerapkan agenda Israel di dalam sektor tersebut, dan misi mereka harus terbatas pada pemisahan Palestina dan pasukan penjajah, dan mencegah agresi, tanpa campur tangan terhadap urusan penduduk," kata Hamdan, dalam pernyataan, dikutip Jumat (13/2/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Kutuk Serangan dan Desak Penyelidikan

Buletin
3 jam lalu

Iran Bombardir Tel Aviv dan Yerusalem, Pabrik Kimia Terbesar Israel Terbakar Hebat

Nasional
4 jam lalu

Pakar Wanti-Wanti Dampak Mengerikan Perang Iran ke Indonesia, Apa Itu?

Nasional
7 jam lalu

MPR Kutuk Keras Serangan Israel Tewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon: Sangat Biadab!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal