Di Austria, Mahathir Mohamad Sebut Israel Negara Penjahat

Antara
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

WINA, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menegaskan penolakannya atas kedatangan atlet Israel ke negaranya untuk mengikuti Para Swimming Championship.

Menurut Mahathir, Malaysia tidak dapat menerima para atlet tersebut karena berasal dari negara penjahat. Hal itu disampaikannya kepada para jurnalis di acara Lembaga Anti Korupsi Internasional (IAACA) di Vienna International Centre (VIC), Wina, Austria, Selasa (22/1/2019) malam.

Orang yang tidak diinginkan, kata dia, harus ditolak, apalagi jika dicurigai menjadi teroris.

"Kita tidak mau mengadakan urusan apa pun dengan Israel termasuk rakyatnya. Jika mereka ingin bertanding dalam olahraga mereka boleh pergi ke negara lain. Tetapi bagi Malaysia, mereka datang dari sebuah negara penjahat, kita tidak dapat menerima mereka," ujaranya.

Lebih lanjut, pria 93 tahun yang menjadi perdana menteri sejak 1980-an itu mengatakan, Malaysia berhak menentukan siapa yang dibolehkan masuk dan tidak ke negaranya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
23 menit lalu

Mengejutkan! Perwira Militer Israel Akui Tak Siap Perang Darat di Lebanon

Internasional
7 jam lalu

Jerman Kecewa dengan AS-Israel, Perang Lawan Iran Berlarut-larut

Internasional
20 jam lalu

Heboh, Tentara Israel Jarah dan Hancurkan Rumah Warga Lebanon

Internasional
23 jam lalu

Israel Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Terus Langgar Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal