"Setiap negara mempunyai hak menerima atau menolak kedatangan orang lain. Kita punya hak itu dan kita mesti gunakan hak itu," katanya.
Mahathir menambahkan, Israel disebut penjahat karena melakukan apa saja yang mereka suka, seperti membangun perumahan di negara orang serta mengusir penduduknya.
"Mereka juga menyerang kapal kami yang membawa bantuan untuk rakyat Gaza. Terlalu banyak perkara lain dilakukan Israel yang bertentangan dengan undang-undang internasional dan moralitas," katanya.