Blokade ekspor minyak yang diberlakukan AS sejak pertengahan Desember membuat jutaan barel minyak Venezuela tertahan di kapal tanker dan fasilitas penyimpanan. Kondisi tersebut memperparah krisis ekonomi Venezuela, sekaligus melemahkan posisi tawar pemerintah Caracas di tengah eskalasi konflik dengan Washington.
Tekanan AS memuncak pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari lalu.
Pemerintah Venezuela menyebut penangkapan tersebut sebagai penculikan dan menuding AS berupaya mencuri cadangan minyak nasional.
Menteri Energi AS Chris Wright ditunjuk oleh Trump untuk mengawasi langsung pelaksanaan ekspor. Minyak mentah akan diambil dari kapal-kapal yang sebelumnya tertahan dan dikirim langsung ke pelabuhan AS.
Sebagian besar kargo minyak tersebut awalnya dialokasikan untuk China, pembeli utama minyak Venezuela selama satu dekade terakhir. Namun, di bawah tekanan AS, Venezuela terpaksa mengalihkan pasokan tersebut, menandai pergeseran besar dalam peta ekspor energinya.