Di Debat Capres, Kamala Harris Sebut Donald Trump Jadi Santapan Makan Siang Putin

Ahmad Islamy Jamil
Calon presiden AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris (kanan), menyebut capres dari Partai Republik, Donald Trump (kiri), bakal menjadi santapan makan siang Presiden Rusia Vladimir Putin dalam debat kandidat pada Selasa (10/9/2024). (Foto: AP)

Pada Juni lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengajukan inisiatif untuk penyelesaian konflik di Ukraina secara damai. Di antara opsi yang diajukan Putin dalam proposal itu adalah, Moskow akan segera menghentikan serangannya dan menyatakan kesiapannya untuk berunding setelah penarikan pasukan Kiev dari wilayah-wilayah Ukraina yang telah dicaplok Rusia. 

Selain itu, Kiev juga harus menyatakan penolakannya terhadap niat untuk bergabung dengan NATO dan melaksanakan demiliterisasi dan “denazifikasi”, serta menerima status netral, nonblok, dan nonnuklir. Pemimpin Rusia itu juga meminta pencabutan sanksi terhadap Rusia oleh Barat.

Akan tetapi, setelah pasukan Ukraina menyerang wilayah Kursk pada Agustus lalu, Putin menyebut prospek perundingan dengan Kiev kini menjadi mustahil. Ajudan Kremlin, Yuri Ushakov mengatakan, usulan perdamaian Moskow belum dibatalkan, tetapi Rusia tidak akan terlibat negosiasi dengan Ukraina pada saat ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Digambarkan Monyet dalam Posting-an Trump, Obama: Tak Punya Malu!

Internasional
3 jam lalu

Gawat! AS Siapkan Serangan Beberapa Minggu ke Iran Begitu Keluar Perintah dari Trump

Internasional
4 jam lalu

Bukan Netanyahu, Israel Kirim Menlu Gideon Saar ke Pertemuan Board of Peace

Internasional
4 jam lalu

4 Alasan Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal