Di Tengah Sanksi AS, Iran Berjuang Dapatkan Pasokan Obat dan Makanan

Nathania Riris Michico
Warga Iran berjalan di pusat Kota Teheran. (foto: AFP)

Dia juga menyoroti tingginya jumlah eksekusi di Iran, termasuk anak-anak, serta penganiayaan terhadap warga Arab Ahwaz, Turki Azerbaijan, Kurdi, dan kelompok agama dan etnis minoritas lainnya.

Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir multinasional 2015 dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi penuh terhadap negara itu tahun lalu. Hal itu sebagai bagian dari kampanye "tekanan maksimum" untuk mengubah perilaku elit penguasa Iran.

Perwakilan khusus pemerintahan Trump untuk Iran Brian Hook mengatakan bahwa makanan dan impor medis dibebaskan dari sanksi.

Namun, menurut Rehman, kurangnya akses ke pasar global menyebabkan Iran kekurangan sejumlah pasokan medis.

Presiden Iran Hassan Rouhani telah menyampaikan keluhan tentang dampak kemanusiaan dari sanksi terhadap warga Iran.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Mal di Iran Terbakar Hebat, 11 Orang Tewas

Internasional
10 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Internasional
13 jam lalu

Operasi Militer terhadap Iran Selesai, AS Klaim Semua Tujuan Telah Tercapai

Internasional
14 jam lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal