Diam-Diam Hamas Berunding dengan AS Tanpa Israel, Siap Bebaskan Sandera 

Anton Suhartono
Hamas mengumumkan akan membebaskan satu-satunya sandera AS yang masih hidup, Edan Alexander (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Hamas pada Minggu (11/5/2025) malam mengumumkan akan membebaskan sandera Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataannya, Hamas menjelaskan pembebasan Alexander merupakan upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai gencatan senjata di Gaza. 

Seorang warga AS-Israel, Edan Alexander, diyakini sebagai satu-satunya sandera AS yang masih hidup di Gaza. 

Keputusan itu juga diambil setelah delegasi Hamas dan AS bertemu di Qatar beberapa hari terakhir, tanpa melibatkan pihak Israel. Ini merupakan perundingan kedua Hamas dan AS dan membuahkan hasil positif.

Qatar dan Mesir, selaku dua negara mediator kesepakatan damai Hamas-Israel, menyambut baik pengumuman Hamas untuk membebaskan Alexander.

"(Qatar dan Mesir menyambut baik) Persetujuan dari Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas untuk membebaskan sandera Israel-AS Idan Alexander yang ditahan oleh kelompok tersebut," bunyi pernyataan bersama yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (12/5/2025).

Kedua negara menyebut langkah tersebut sebagai niat baik dan langkah menggembirakan untuk membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan.

Dimulainya kembali perundingan yang bertujuan untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera dan tahanan, serta masuknya bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan, bisa mengatasi kondisi yang mengerikan di Gaza.

Sementara itu beberapa pejabat AS mengatakan perundingan itu tanpa melibatkan Israel. Meski demikian Gedung Putih telah memberi tahu Israel mengenai hasil pertemuan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi

Internasional
12 jam lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Internasional
12 jam lalu

Ribuan Warga Israel Demonstrasi Tolak Perang, Dipukuli hingga Ditangkap Polisi

Internasional
13 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal