Diam-Diam, Pejabat Jepang dan Korut Bertemu di Mongolia

Anton Suhartono
Pejabat Jepang dan Korut dilaporkan bertemu secara rahasia di Mongolia (Foto: Reuters)

Jepang tahun ini mengupayakan setidaknya tiga kali pertemuan tingkat tinggi antara pemimpin kedua negara, namun Korut menolak.

Jepang ingin menyelesaikan dugaan masalah penculikan dengan Korut. Namun Korut menegaskan tidak ada yang perlu diselesaikan sehubungan dengan isu penculikan tersebut.

Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un, mengatakan pada Februari lalu, mungkin akan tiba suatu hari nanti saat Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengunjungi Pyongyang. Syaratnya Jepang tidak memasukkan isu penculikan dalam materi pembicaraan.

Korut pada 2002 mengakui telah mengirimkan agen untuk menculik 13 warga Jepang yakni pada 1970-an dan 1980-an. Mereka dipaksa untuk bertugas dan melatih mata-matanya dalam bahasa dan adat istiadat Jepang.

Mantan Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi melakukan kunjungan ke Pyongyang pada 2002 untuk bertemu dengan ayah Kim, Kim Jong Il, yang saat itu memimpin Korut.

Kunjungannya menghasilkan kepulangan lima warga Jepang. Kunjungan lanjutan oleh Koizumi, namun diplomasi tersebut gagal menyusul klaim Jepang bahwa Korut tidak berterus terang mengenai para korban penculikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Nasional
5 hari lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Internasional
9 hari lalu

Dukung Mojtaba Khamenei, Korea Utara Tegaskan Bersama Iran

Internasional
10 hari lalu

Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Ajak Seluruh Negara Kutuk AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal