Diancam Bunuh oleh Wapres, Presiden Filipina Marcos Jr: Tak Boleh Dibiarkan, Lawan!

Anton Suhartono
Ferdinand Marcos Jr menyebut ancaman pembunuhan dari Wakil Presiden Sara Duterte sebagai tindakan kriminal (Foto: AP)

Dia melanjutkan, permasalahan ini seharusnya tidak berlarut-larut jika pertanyaan para anggota parlemen dijawab.

Meski demikian, Marcos berjanji akan terus menjalankan tugas seraya mendesak semua warga untuk bersatu demi kepentingan bangsa. Kejadian ini tak boleh membuat rakyat Filipina terpecah.

Sara sebelumnya membantah akan membunuh Marcos. Menurut dia, pernyataannya itu telah diartikan di luar konteks oleh Dewan Keamanan Nasional (NSC). Sara juga telah menyampaikan surat permintaan klarifikasi ditujukan kepada NSC.

"Saya ingin melihat salinan pemberitahuan rapat ..., daftar peserta, foto rapat, dan notulen rapat yang disahkan oleh notaris di mana Dewan (NSC), baik yang saat ini atau yang sebelumnya, memutuskan untuk mempertimbangkan pernyataan Wakil Presiden terhadap Presiden, yang ditafsirkan secara sengaja di luar konteks yang logis, sebagai masalah keamanan nasional," kata Sara.

Dia kemudian menegaskan bahwa pernyataannya bukanlah ancaman pembunuhan.

Sara juga meminta NSC untuk memberi penjelasan tertulis disertai dasar hukum dalam waktu 24 jam, mengapa dirinya tak dimasukkan dalam keanggotaan NSC. Selain itu dia juga tidak pernah diundang ke pertemuan-pertemuan dewan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bayi di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Polisi: Tak Ada Alasan Khusus Pilih Korban

11 hari lalu

2 Pesawat Tempur Filipina Tabrakan di Udara, 4 Pilot Tewas

23 hari lalu

Buron Pembunuhan di Surabaya Kabur ke Malaysia usai Dua Hari Kejadian

23 hari lalu

Buronan Pembunuhan di Surabaya Ditangkap di Malaysia, Sempat Kabur lewat Jalur Laut

27 hari lalu

Penampakan 2 Pembunuh Perempuan yang Tangan-Kakinya Terikat di Pinang Ranti Jaktim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal