Dibikin Repot Drone Kamikaze Iran Shahed, Amerika Bentuk Skuadron Khusus

Anton Suhartono
Amerika Serikat membentuk skuadron khusus di Timur Tengah untuk menangani serangan drone kamikaze Shahed Iran (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membentuk skuadron khusus untuk menangani serangan drone Iran. Komando Pusat AS (Centcom) membentuk satuan tugas baru setingkat skuadron di Timur Tengah, diberi nama diberi nama Scorpion Strike, dengan misi khusus mencegat serangan-serangan mematikan drone kamikaze Iran, Shahed.

Pembentukan skuadron menandai perubahan dramatis dalam respons AS terhadap kemampuan militer Iran.

Scorpion Strike akan mengelola armada pesawat tanpa awak Sistem Serangan Tempur Nirawak Berbiaya Rendah (LUCAS). Drone tersebut dikendalikan secara otonom dengan biaya murah dan mampu menempuh jarak jauh. Senjata penangkis Shahed ini merupakan hasil dari rekayasa balik drone kamikaze Iran yang kehadirannya dianggap sebagai game changer di berbagai medan perang dari Laut Merah hingga Ukraina.

Pembentukan skuadron ini dilakukan 4 bulan setelah Centcom mengeluarkan perintah untuk mempercepat akuisisi teknologi nirawak dengan biaya terjangkau. Ini didasarkan pada fakta bahwa senjata murah Iran mampu menembus sistem pertahanan udara konvensional AS.

Seorang sumber pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN, Departemen Pertahanan (Pentagon) mendapat satu unit drone Shahed Iran kemudian menelitinya.

Dari hasil penelitian itu, Pentagon, bekerja sama dengan beberapa perusahaan AS, merekayasa balik dengan membuat senjata baru untuk menangkal serangan Shahed.

Hasilnya jadilah drone dengan ukuran panjang sekitar 3 meter dengan desain mirip dengan Shahed.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS

Internasional
18 jam lalu

Hadapi AS, Iran Siapkan 1.000 Drone Canggih Hasil Pengalaman Perang Lawan Israel

Internasional
22 jam lalu

Iran Siaga Perang Lawan AS, Tambah 1.000 Drone Canggih

Internasional
19 jam lalu

Hampir 500.000 Tentara Rusia-Ukraina Tewas selama Perang, Mana Paling Banyak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal