Dicap Biden sebagai Ekstremis, Trump: Dia Pasti Gila!

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden (kiri) menyebut Donald Trump (kanan) sebagai ekstremis. (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Mantan Presiden AS Donald Trump menyebut Presiden Joe Biden sudah gila atau menderita demensia. Ungkapan itu dia lontarkan sebagai tanggapan atas pernyataan Biden yang menyebutnya sebagai ekstremis.

“Jika Anda melihat kata-kata dan makna pidato Biden yang canggung dan marah malam ini, dia telah mengancam Amerika, termasuk dengan kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Dia pasti gila, atau menderita demensia tahap akhir!” ungkap Trump di media sosial.

Politikus Partai Republik itu beranggapan, bahwa jika Biden tidak ingin membuat Amerika menjadi negara yang hebat lagi, dia semestinya tidak berhak mewakili Amerika Serikat.

Biden dalam pidatonya pada Kamis (1/9/2022) malam waktu AS mengatakan bahwa Trump dan para pendukung gerakan Make America Great Again (MAGA) mewakili ekstremisme yang mengancam negara. Presiden AS itu menambahkan, dia menghormati nilai-nilai konservatif yang dianut Partai Republik, tetapi tidak dengan MAGA. 

Menurut Biden, MAGA menghancurkan demokrasi, dan meminta masyarakat Amerika agar berjuang untuk menyelamatkan negara dari pengaruh gerakan itu.

Perang urat syaraf antara dua seteru di Pilpres AS 2020 itu terjadi sebulan setelah FBI menggerebek rumah Trump di Mar-a-Lago, Florida. Penggerbekan oleh aparat kala itu sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan informasi pertahanan, pencurian, dan penghancuran dokumen oleh Trump. 

Trump telah membantah tuduhan menyimpan informasi rahasia di kediamannya itu. Dia pun mengecam penggeledahan di rumahnya dan menyebutnya memiliki bermotif politik untuk mencegahnya mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden AS 2024.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal