Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:01:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah 0,09 persen ke level Rp17.877 per dolar AS pada perdagangan, Rabu (12/8/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, Rabu (12/8/2026). Mata uang garuda turun 16 poin atau sekitar 0,09 persen ke level Rp17.877 per dolar AS.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni ketegangan yang terus berlanjut antara AS dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, membuat aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz tetap minim karena tidak banyak kemajuan yang dicapai AS dan Iran menuju kesepakatan, terutama setelah Washington menyatakan telah menyerang sebuah kapal di Teluk Oman yang diduga sedang menuju Iran.

“Teheran sebelumnya mengisyaratkan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup kecuali Washington memenuhi tuntutan ganti rugi mereka, tuntutan yang ditolak keras oleh Presiden AS Donald Trump,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Selat Hormuz merupakan titik ketidakpastian utama bagi pasar minyak, mengingat jalur tersebut memasok sekitar 20 persen pasokan minyak dunia sebelum pecahnya konflik.

Menambah kekhawatiran akan gangguan pasokan, kelompok Houthi terus melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb pekan ini, setelah kelompok yang didukung Iran tersebut mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut