Didesak Warga, Joe Biden Akhirnya Setujui Dokumen Rahasia Serangan 11 September Dibuka untuk Umum

Umaya Khusniah
Menara kembar WTC yang menjadi target serangan 9/11. (Foto: ist)

Komisi 9/11 resmi, yang dibentuk oleh kongres, mengatakan tidak ada bukti pemerintah Saudi sebagai lembaga atau pejabat senior di negara tersebut secara individual mendanai Al-Qaeda.

Ungkapan itu telah ditafsirkan oleh beberapa orang bahwa tokoh Saudi non-pemerintah atau berpangkat rendah diduga telah memainkan peran.

"Penting untuk memastikan Pemerintah Amerika Serikat memaksimalkan transparansi,kecuali jika alasan yang paling kuat menyarankan sebaliknya," kata Biden.

Sebagai informasi, pasca-serangan teroris 9/11, Presiden AS saat itu, George W Bush segera memerintahkan invasi ke Afghanistan, di mana Taliban melindungi kepemimpinan Al-Qaeda.

Saat Biden memimpin AS, dia menarik pasukan AS terakhir dari Afghanistan dan menyelesaikan evakuasi dramatis WNA dan warga dari bandara Kabul. Ini dilakukan setelah Taliban mengalahkan pemerintah Afghanistan yang didukung AS. Kini Taliban berkuasa di negara tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 jam lalu

Presiden Iran Peringatkan AS: Kami Tak Ingin Perang, tapi...  

12 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

13 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

15 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal