Diejek soal Serangan 11 September, Cawalkot New York Mamadani: Muslim Biasa Hadapi Hinaan!

Anton Suhartono
Zohran Mamdani menjadi sasaran olok-olok bernuansa Islamofobia dalam acara radio populer di New York (Foto: AP)

“Ini bukan sekadar candaan, ini ujaran kebencian yang berbahaya dan mempermalukan mereka yang jadi korban diskriminasi sejak lama,” tuturnya lagi.

Mamdani: Kami Tidak Akan Diam

Dalam pidatonya di luar sebuah masjid di Bronx, Jumat pekan lalu, Mamdani menanggapi serangan tersebut dengan nada tegas namun menahan emosi.

Dia menilai tindakan Cuomo dan Rosenberg sebagai bentuk nyata Islamofobia politik yang terus menghantui Muslim di Amerika.

“Menjadi Muslim di New York berarti menghadapi penghinaan,” ujar Mamdani. Tapi kami tidak akan diam. Kami telah belajar untuk menolak rasa takut dan menggantinya dengan kekuatan,” tuturnya.

Lawan Politik Manfaatkan Isu Agama

Serangan di radio itu bukan satu-satunya. Mamdani juga difitnah oleh calon dari Partai Republik Curtis Sliwa, yang menyebutnya sebagai “pendukung jihad global” dalam debat terbuka.

Selain itu, sebuah iklan politik dari Super PAC bahkan menggambarkannya secara karikatural sebagai “teroris.”

Pengamat politik menilai serangan beruntun itu mencerminkan ketakutan sebagian elite politik terhadap kebangkitan pemimpin Muslim progresif di panggung politik Amerika.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

10 jam lalu

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

12 jam lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

12 jam lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal