Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat

Anton Suhartono
Arab Saudi tetap memompa 5,8 juta barel minyak per hari melalui Pipa Timur-Barat meski menghadapi serangan Houthi (Foto: AP)

Namun, pengumuman mengenai volume minyak yang dipompa itu tidak dengan sendirinya berarti seluruh gangguan terhadap sektor energi Saudi telah berakhir. Ancaman keamanan dan perkembangan konflik kawasan tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi operasional infrastruktur energi.

Saudi Tegaskan Pasokan Energi Tak Akan Terputus

Abdulaziz menegaskan Arab Saudi akan tetap memenuhi komitmennya kepada konsumen energi dunia, apa pun situasi yang dihadapi Kerajaan.

Dia bahkan menyebut Riyadh sebagai salah satu pusat penting bagi keamanan energi global.

"Oleh karena itu, saya senang berbagi kepada Anda bahwa negara ini, dan Kota Riyadh ini, adalah ibu kota keamanan energi," ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan upaya Saudi mempertahankan perannya sebagai pemasok minyak dunia di tengah konflik yang melibatkan sejumlah negara dan kelompok di Timur Tengah.

Dengan mengandalkan infrastruktur alternatif, investasi, dan kesiapan menghadapi berbagai keadaan, kerajaan berupaya menjaga kelancaran pasokan minyak meski ancaman terhadap fasilitas energi belum mereda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Ditutup gegara Serangan Houthi, Kingdom Centre Riyadh Jadi Kantor IMF dan Perusahaan AS

11 jam lalu

Arab Saudi Diserang Houthi, Kantor-Kantor di Gedung Kingdom Centre Riyadh Berlakukan WFH

1 hari lalu

Helikopter Militer Arab Saudi AH-6i Jatuh Dekat Perbatasan Yaman, 2 Pilot Gugur

1 hari lalu

Pemerintah Yaman Tolak Tawaran Iran Mediasi Konflik dengan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal